Prabowo Bongkar Pasang 16 Pejabat Penting Kabinet Merah Putih: Siasat Baru Perkuat Tim Ekonomi, Pertahanan, dan Kepolisian Nasional!

Taxindo Prime Consulting
Jumat, 02 Oktober 2026 | 13:10 WIB
00:00
Optimum dengan Google Chrome
Prabowo Bongkar Pasang 16 Pejabat Penting Kabinet Merah Putih: Siasat Baru Perkuat Tim Ekonomi, Pertahanan, dan Kepolisian Nasional!

Ringkasan Eksekutif:

Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026 dengan mengangkat sejumlah pejabat baru pada posisi strategis, termasuk Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Sugiono sebagai Menko PMK, Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam, Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, serta Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan. Perubahan tersebut juga mencakup sejumlah pimpinan lembaga pemerintahan lainnya dan menunjukkan adanya penataan kembali komposisi kepemimpinan pada sektor keuangan, industri, pembangunan manusia, politik dan keamanan, serta kepolisian.

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Pelantikan tersebut dilakukan setelah DPR RI menyetujui Suyudi sebagai Kapolri melalui Rapat Paripurna setelah sebelumnya menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI.

Pergantian di pucuk pimpinan kepolisian tersebut menjadi bagian dari rangkaian reshuffle yang juga menyentuh sejumlah posisi strategis di pemerintahan.

Presiden Prabowo Subianto melantik Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menggantikan Pratikno. Dengan perpindahan tersebut, Sugiono meninggalkan posisi Menteri Luar Negeri yang sebelumnya dijabatnya. Pelantikan Sugiono menjadi bagian dari perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026.

Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026 dengan mengganti dan mengangkat sejumlah pejabat pemerintahan. Perubahan tersebut mencakup posisi menteri dan wakil menteri, antara lain Sugiono sebagai Menko PMK, Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam, Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, serta Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Dari berbagai perubahan tersebut, penambahan dua Wakil Menteri Keuangan menjadi salah satu perubahan yang langsung berkaitan dengan pengelolaan fiskal negara.

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Merdeka. Keduanya ditunjuk untuk mendampingi jajaran pimpinan Kementerian Keuangan dalam menjalankan tugas di bidang keuangan negara. Pengangkatan Nurkholisoh juga menjadi perhatian karena ia memiliki pengalaman di Bank Indonesia sebelum ditunjuk sebagai Wamenkeu.

Selain melakukan perubahan di sektor fiskal, reshuffle juga mencakup pergantian pada posisi strategis di bidang politik dan keamanan.

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menggantikan Djamari Chaniago. Dudung sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan sebelum mendapat penugasan baru dalam reshuffle Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026.

Perubahan susunan kabinet tersebut juga menyentuh sektor industri, dengan hadirnya figur baru untuk memimpin Kementerian Perindustrian.

Presiden Prabowo Subianto melantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Sarmuji sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar dan kemudian dipercaya untuk memimpin Kementerian Perindustrian dalam rangkaian reshuffle Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026.

Di tengah perubahan sejumlah posisi tersebut, sosok baru di jajaran Kementerian Keuangan juga mendapat perhatian karena latar belakangnya di Bank Indonesia.

Nurkholisoh Ibnu Aman resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026. Ia memiliki pengalaman panjang di Bank Indonesia, termasuk sebagai peneliti dan ekonom dengan keahlian di bidang pasar keuangan. Pengangkatannya sebagai Wamenkeu menambah jajaran wakil menteri yang mendukung pelaksanaan tugas Kementerian Keuangan.

Sebagai penutup, seluruh perubahan tersebut menjadi bagian dari reshuffle Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo pada 1 Oktober 2026.

Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026 dengan melantik sejumlah pejabat baru di berbagai posisi pemerintahan. Perubahan tersebut mencakup jajaran menteri, wakil menteri, serta sejumlah pimpinan lembaga, termasuk Sugiono sebagai Menko PMK, Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam, Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, serta Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wamenkeu. Rangkaian pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan kembali susunan pemerintahan oleh Presiden Prabowo.

Reshuffle Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026 mencakup perubahan pada sejumlah posisi strategis, mulai dari tingkat menteri dan wakil menteri hingga pimpinan lembaga pemerintahan. Perubahan tersebut antara lain mencakup pengangkatan dua Wakil Menteri Keuangan, pergantian Menteri Perindustrian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, serta pergantian Kapolri. Di jajaran Kementerian Keuangan, masuknya Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman menambah formasi Wakil Menteri Keuangan, dengan Nurkholisoh membawa pengalaman di Bank Indonesia.

Secara keseluruhan, rangkaian pelantikan tersebut menunjukkan adanya penataan kembali komposisi pimpinan pemerintahan pada sejumlah sektor strategis. Perubahan ini mencakup bidang keuangan, industri, pembangunan manusia, politik dan keamanan, serta kepolisian, yang selanjutnya akan menentukan bagaimana masing-masing pejabat baru menjalankan mandat dan melanjutkan program pemerintah sesuai dengan tanggung jawabnya.


Putusan Selengkapnya
02 Oktober 2026 • Taxindo Prime Consulting

Putusan Banding Pengadilan Pajak | PPN | Mengabulkan Seluruhnya

PUT-007439.16/2022/PP/M.XB Tahun 2025

02 Oktober 2026 • Taxindo Prime Consulting

Putusan Banding Pengadilan Pajak | PPh Tahunan Badan | Mengabulkan Seluruhnya

PUT-007437.15/2022/PP/M.XB Tahun 2025

Siapa Kami
Taxindo Prime Consulting (TPC) hadir sebagai mitra strategis terpercaya yang bergerak secara komprehensif di bidang konsultasi perpajakan, akuntansi, pengembangan bisnis, dan hukum bisnis. Dengan komitmen terhadap integritas dan profesionalisme, TPC berdedikasi untuk memberikan lebih dari sekadar jasa konsultasi; kami menyediakan edukasi, saran taktis, serta solusi konkret. Seluruh layanan kami dirancang untuk membedah dan menyelesaikan permasalahan perpajakan maupun bisnis klien secara objektif, mendalam, dan sepenuhnya independen demi menjaga kepatuhan dan keberlanjutan usaha.
KANTOR
Mega Plaza Building 12th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav C-3 Jakarta 12940

Phone :
+62 21 521 2686
+62 817 001 3303

Email :
info@taxindo.co.id
Copyright © 2026 Taxindo Prime Consulting

Seluruh konten di website ini hanya disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi umum. Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat atau konsultasi perpajakan profesional yang spesifik untuk situasi Anda. Kami sangat menganjurkan Anda untuk menghubungi tim konsultan kami secara langsung guna mendapatkan panduan dan nasihat yang tepat.

Taxindo Prime Consulting
Kalkulator Pajak dan Transfer Pricing
Kalender Pajak
×
Newsletter