Saat Diskon Penjualan Dianggap Penghasilan

PUT-002771.122024PPM.XVIA Tahun 2025 - 27 Februari 2025

Taxindo Prime Consulting - Dita Rahmah Fitri
Minggu, 04 Januari 2026 | 22:46 WIB
00:00
Optimum dengan Google Chrome
Saat Diskon Penjualan Dianggap Penghasilan

Sengketa ini berakar pada perlakuan pajak atas sales discount yang dicatat oleh PT API pada Masa Pajak Februari 2021. Melalui penerbitan SKPKB PPh Pasal 23, DJP melakukan koreksi positif atas Dasar Pengenaan Pajak sebesar Rp8.682.101.671,00 dengan menilai bahwa diskon tersebut merupakan penghargaan atau imbalan yang terutang PPh Pasal 23. Koreksi tersebut berujung pada penetapan tambahan PPh Pasal 23 berikut sanksi administrasi, sehingga total pajak yang dinyatakan masih harus dibayar mencapai Rp1.969.700.761,00.

Dalam proses pemeriksaan dan keberatan, DJP berpendapat bahwa akun sales discount yang dicatat oleh PT API bukan merupakan diskon harga atas penjualan barang, melainkan rabat atau penghargaan kepada distributor yang timbul sehubungan dengan aktivitas penjualan produk PT API. Atas dasar kualifikasi tersebut, DJP menganggap bahwa nilai sales discount merupakan penghasilan bagi distributor yang terutang PPh Pasal 23 dengan tarif 15%. Koreksi ini didasarkan pada ketentuan Pasal 23 Undang-Undang Pajak Penghasilan, Pasal 12 ayat (3) Undang-Undang KUP, serta PMK-141/PMK.03/2015, dengan penilaian bahwa pemberian diskon tersebut berkaitan dengan pencapaian tertentu, tanpa dilakukan pembedaan antara rabat yang bersyarat dan diskon penjualan yang bersifat penyesuaian harga.

PT API menolak koreksi tersebut. Menurut PT API, DJP telah keliru menyamakan diskon penjualan dengan rabat atau penghargaan, padahal kedua transaksi tersebut memiliki karakter dan perlakuan pajak yang berbeda. PT API menjelaskan bahwa rabat merupakan imbalan atas pencapaian kinerja tertentu oleh distributor sebagaimana diatur secara tegas dalam Distribution Agreement, dan atas transaksi rabat tersebut PT API telah melakukan pemotongan PPh Pasal 23 sesuai ketentuan. Sementara itu, sales discount yang menjadi objek koreksi merupakan diskon penjualan murni, baik berupa direct discount maupun indirect discount, yang diberikan sebagai mekanisme penyesuaian harga (price protection) untuk menjaga daya saing produk di pasar, tanpa dikaitkan dengan pencapaian tertentu. Oleh karena itu, PT API berpendapat bahwa diskon tersebut bukan merupakan objek PPh Pasal 23 sebagaimana ditegaskan dalam SE-24/PJ/2018.

Dalam pemeriksaannya, Majelis Hakim Pengadilan Pajak menilai bahwa DJP tidak berhasil membuktikan bahwa sales discount sebesar Rp8.682.101.671,00 merupakan penghargaan atau imbalan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan PPh Pasal 23. Majelis berpendapat bahwa DJP hanya mendasarkan koreksi pada penamaan akun dan asumsi keterkaitan dengan kinerja distributor, tanpa menguji substansi transaksi serta tanpa mempertimbangkan perbedaan mendasar antara rabat bersyarat dan diskon penjualan yang bersifat penyesuaian harga. Majelis juga mempertimbangkan bahwa perjanjian distribusi dan bukti transaksi yang diajukan PT API menunjukkan adanya pembedaan yang jelas antara rabat dan diskon, serta bahwa penerapan ketentuan PPh Pasal 23 oleh DJP tidak selaras dengan pedoman administratif yang berlaku.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Majelis Hakim mengabulkan seluruh permohonan banding PT API, menyatakan bahwa koreksi DJP atas PPh Pasal 23 Masa Pajak Februari 2021 tidak dapat dipertahankan, serta membatalkan seluruh ketetapan pajak dan sanksi administrasi yang dikenakan.

Putusan ini menegaskan bahwa pengenaan PPh Pasal 23 tidak dapat didasarkan semata-mata pada penamaan akun, melainkan harus didukung oleh pengujian substansi ekonomi transaksi. Selain itu, putusan ini memperkuat pembedaan antara rabat sebagai imbalan bersyarat dan diskon penjualan sebagai penyesuaian harga, yang memiliki konsekuensi perpajakan yang berbeda.

Analisa Komprehensif dan Putusan Pengadilan Pajak atas Sengketa Ini Tersedia di sini

Dita Rahmah Fitri
Dita Rahmah Fitri
Junior Tax Consultant

14 Januari 2026 • Taxindo Prime Consulting | Dita Rahmah Fitri - Lilik F Pracaya, Ak., CA., ME., BKP (C)

Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nama Kategori Putusan 2 Nama Kategori Putusan 3 Nama Kategori Putusan 4

PUT-006540.102023PPM.XIIIA Tahun 2025 - 21 Agustus 2025

14 Januari 2026 • Taxindo Prime Consulting | Dita Rahmah Fitri - Lilik F Pracaya, Ak., CA., ME., BKP (C)

PUT-010233.272024PPM.XA Tahun 2025 - 28 Agustus 2025

14 Januari 2026 • Taxindo Prime Consulting | Dandy Adams - Lilik F Pracaya, Ak., CA., ME., BKP (C)

PUT-006705.12/2024/PP/M.XIB 25 September 2025

14 Januari 2026 • Taxindo Prime Consulting | Dandy Adams - Lilik F Pracaya, Ak., CA., ME., BKP (C)

PUT-010844.14/2022/PP/M.XXB Tahun 2024 - 14 September 2023

14 Januari 2026 • Taxindo Prime Consulting | Adv. Muhammad Faiz Nur Abshar, S.H - Lilik F Pracaya, Ak., CA., ME., BKP (C)

PUT-002125.15/2024/PP/M.XIVA Tahun 2025 – 22 Mei 2025

14 Januari 2026 • Taxindo Prime Consulting | Dandy Adams - Lilik F Pracaya, Ak., CA., ME., BKP (C)

PUT-010779.12/2019/PP/M.XVIIIB 25 September 2025.

14 Januari 2026 • Taxindo Prime Consulting | Adv. Muhammad Faiz Nur Abshar, S.H. - Lilik F Pracaya, Ak., CA., ME., BKP (C)

PUT-009753.15/2024/PP/M.IXA Tahun 2025 - 30 September 2025

14 Januari 2026 • Taxindo Prime Consulting | Adv. Muhammad Faiz Nur Abshar, S.H - Lilik F Pracaya, Ak., CA., ME., BKP (C)

PUT-005099.15/2021/PP/M.IVB Tahun 2025 - 25 September 2025

12 Januari 2026 • Taxindo Prime Consulting - Adv. Muhammad Faiz Nur Abshar, S.H. - Lilik F Pracaya, Ak., CA., ME., BKP (C)

PUT-005499.10/2024/PP/M.XIVB Tahun 2025 - 26 Agustus 2025

12 Januari 2026 • Taxindo Prime Consulting | Irfan Gunawan, S.Ak, BKP., CTT., CPTT. - Lilik F Pracaya, Ak., CA., ME., BKP (C)

PUT-000664.99/2025/PP/M.IXA Tahun 2025 - 29 Juli 2025

Siapa Kami
Taxindo Prime Consulting (TPC) hadir sebagai mitra strategis terpercaya yang bergerak secara komprehensif di bidang konsultasi perpajakan, akuntansi, pengembangan bisnis, dan hukum bisnis. Dengan komitmen terhadap integritas dan profesionalisme, TPC berdedikasi untuk memberikan lebih dari sekadar jasa konsultasi; kami menyediakan edukasi, saran taktis, serta solusi konkret. Seluruh layanan kami dirancang untuk membedah dan menyelesaikan permasalahan perpajakan maupun bisnis klien secara objektif, mendalam, dan sepenuhnya independen demi menjaga kepatuhan dan keberlanjutan usaha.
KANTOR
Mega Plaza Building 12th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav C-3 Jakarta 12940

Phone :
+62 21 521 2686
+62 817 001 3303

Email :
info@taxindo.co.id
Copyright © 2025 Taxindo Prime Consulting

Seluruh konten di website ini hanya disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi umum. Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat atau konsultasi perpajakan profesional yang spesifik untuk situasi Anda. Kami sangat menganjurkan Anda untuk menghubungi tim konsultan kami secara langsung guna mendapatkan panduan dan nasihat yang tepat.

Taxindo Prime Consulting
Kalkulator Pajak dan Transfer Pricing
Kalender Pajak
×
Newsletter